Panglima TNI Pimpin Pemakaman Mayor Zulmi, Prajurit Penjaga Perdamaian PBB yang Gugur di Lebanon

banner 120x600

Lensanusantarabandung.web.id-Bandung –. Panglima TNI, Agus Subiyanto, memimpin langsung upacara pemakaman militer Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar yang gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan. Prosesi pemakaman dilaksanakan secara militer di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Kota Bandung, Minggu (5/4/2026).

Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman. Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, kerabat, anggota TNI, hingga warga Bandung dan sekitarnya turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Kehadiran masyarakat menunjukkan rasa bangga sekaligus duka atas pengorbanan salah satu putra terbaik bangsa.

Jenazah Mayor Zulmi sebelumnya diberangkatkan dari rumah duka di Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, dan tiba di lokasi pemakaman sekitar pukul 08.45 WIB. Peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih kemudian diusung oleh prajurit TNI menuju liang lahat dengan diiringi upacara penghormatan militer.

Dalam amanatnya, Panglima TNI menyampaikan bahwa Mayor Zulmi gugur pada Senin, 30 Maret 2026 saat melaksanakan tugas negara dalam misi perdamaian di Lebanon. Pengabdian almarhum dinilai sebagai bentuk darma bakti kepada bangsa dan negara serta menjadi teladan bagi seluruh prajurit TNI dan masyarakat Indonesia.
TIMES Indonesia

  1. Upacara pemakaman militer tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat negara dan daerah, di antaranya Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan, serta Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Usai prosesi pemakaman, para pejabat, keluarga, dan masyarakat memberikan penghormatan terakhir dengan doa dan tabur bunga di pusara almarhum.

    Mayor Zulmi merupakan bagian dari Satgas TNI dalam misi perdamaian PBB di Lebanon. Ia gugur ketika menjalankan tugas pengawalan konvoi dalam operasi pasukan perdamaian di wilayah tersebut. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, institusi TNI, serta masyarakat Indonesia, namun sekaligus menjadi simbol pengabdian dan pengorbanan bagi perdamaian dunia.

    Penghormatan terakhir yang diberikan negara melalui upacara militer di TMP Cikutra menjadi bukti bahwa jasa dan pengorbanan Mayor Zulmi akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah pengabdian prajurit TNI bagi bangsa dan perdamaian dunia.

Redaksi hj rere

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *