Lensanusantarabandung.web.id | BANDUNG — Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pendidikan hingga dunia kerja.
Menghadapi perubahan tersebut, Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan keterampilan digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Menurut Wahyu, kemajuan teknologi harus diiringi kesiapan generasi muda dalam menguasai ilmu pengetahuan, mengembangkan kreativitas, serta menyesuaikan diri dengan tuntutan zaman. Dengan bekal tersebut, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk menciptakan peluang dan meningkatkan kesejahteraan.
Pandangan itu disampaikan Wahyu setelah menghadiri Mudzakarah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Jawa Barat yang membahas transformasi sumber daya manusia di era AI, termasuk pendidikan, pengembangan talenta, dan kepemimpinan masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, ia mengikuti pemaparan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., mengenai pentingnya mempersiapkan sistem pendidikan dan talenta yang sesuai dengan kebutuhan era digital.
Generasi Muda Harus Mampu Beradaptasi
Wahyu berpandangan bahwa penguasaan teknologi bukan hanya tentang kemampuan menggunakan perangkat digital atau aplikasi berbasis AI. Lebih dari itu, generasi muda perlu memiliki pola pikir kritis, kreativitas, kemampuan memecahkan masalah, serta pemahaman terhadap etika penggunaan teknologi.
Kemampuan tersebut menjadi bekal penting agar perkembangan AI dapat dimanfaatkan secara bijak dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga menilai pendidikan memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi yang mampu mengikuti perubahan teknologi. Literasi digital perlu diperkuat bersamaan dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter.
Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengembangkan gagasan, menciptakan solusi, dan menghasilkan karya yang memberikan nilai tambah.
Sinergi Pemerintah, Pendidikan, dan Dunia Usaha
Pengembangan talenta digital, menurut Wahyu, tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperluas akses pembelajaran serta meningkatkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Program pelatihan digital, peningkatan kompetensi, dan pengenalan teknologi baru dapat menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi muda menghadapi persaingan dunia kerja.
Kolaborasi tersebut juga penting untuk memastikan bahwa manfaat perkembangan teknologi dapat dirasakan lebih luas, termasuk oleh masyarakat yang membutuhkan akses terhadap pendidikan dan pelatihan keterampilan.
Bagi Kota Cimahi, penguatan SDM berbasis teknologi dinilai berpotensi membuka peluang baru dalam peningkatan produktivitas, pengembangan usaha, penciptaan lapangan kerja, dan pertumbuhan ekonomi digital.
Namun, peluang tersebut perlu didukung oleh kebijakan yang tepat, pemerataan kesempatan belajar, serta program pengembangan kompetensi yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Teknologi Maju, Kualitas Manusia Tetap Utama
Wahyu berharap transformasi digital dapat menjadi momentum bagi Kota Cimahi untuk mempersiapkan generasi muda yang lebih adaptif, kreatif, dan berdaya saing.
Menurutnya, keberhasilan menghadapi era AI tidak cukup diukur dari kecanggihan teknologi yang dimiliki, tetapi juga dari kemampuan manusia dalam menggunakannya secara bertanggung jawab.
Pendidikan berkualitas, keterampilan yang relevan, karakter yang kuat, dan kemampuan berinovasi menjadi unsur penting dalam membangun sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Karena itu, penguatan talenta digital perlu menjadi perhatian bersama agar perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui sinergi berbagai pihak, Kota Cimahi diharapkan mampu mengambil peluang dari transformasi digital sekaligus menyiapkan generasi muda yang tidak hanya mengikuti perubahan, tetapi juga mampu menjadi bagian dari penciptaan inovasi.
Era kecerdasan buatan membutuhkan manusia yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan bertanggung jawab agar kemajuan teknologi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Redaksi : hj neulis















