BANDUNG, Lensa Nusantara Bandung – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pembukaan usaha kuliner Bubur Ayam Kang Murad di Jalan L.L.R.E. Martadinata No. 59, Kota Bandung, Minggu (25/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi yang mempertemukan insan hiburan, pelaku usaha kuliner, dan insan pers, termasuk jajaran Kelompok Kerja Jurnalis Nasional (KKJN) Jawa Barat.
Kang Murad dan Junaedi, yang dikenal masyarakat melalui peran mereka dalam sinetron Preman Pensiun, menyambut hangat kehadiran rekan-rekan jurnalis yang datang untuk memberikan dukungan sekaligus mempererat hubungan dengan para pelaku usaha.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan pembukaan usaha baru, tetapi juga membuka peluang terjalinnya komunikasi dan sinergi positif antara dunia jurnalistik, hiburan, dan sektor usaha mikro di Kota Bandung.
Kang Murad Kembangkan Usaha di Bidang Kuliner
Pembukaan Bubur Ayam Kang Murad menandai langkah Kang Murad dalam mengembangkan usaha di bidang kuliner. Kehadiran usaha tersebut turut menarik perhatian masyarakat dan penggemar sinetron Preman Pensiun yang mengenal sosoknya melalui karakter yang diperankannya di layar kaca.
Sejumlah papan bunga ucapan selamat menghiasi lokasi usaha. Pengunjung pun berdatangan untuk melihat langsung sekaligus mencicipi bubur ayam yang disajikan dengan beragam pelengkap, seperti ayam suwir, cakwe, kacang, bawang goreng, dan kerupuk.
Momentum ini menunjukkan bahwa popularitas di dunia hiburan dapat menjadi salah satu modal untuk memperkenalkan usaha kepada masyarakat. Namun, keberlanjutan bisnis tetap ditentukan oleh kualitas produk, pelayanan, serta kemampuan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan konsumen.
Kang Murad dan Junaedi Apresiasi Kehadiran KKJN
Kehadiran KKJN Jawa Barat mendapat sambutan positif dari Kang Murad dan Junaedi. Silaturahmi tersebut menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat antara para pelaku usaha dan insan pers.
Bagi pelaku usaha, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, mulai dari pengenalan produk, lokasi usaha, hingga perkembangan bisnis. Pemberitaan yang informatif dan berimbang dapat membantu masyarakat memperoleh informasi sekaligus membuka peluang promosi bagi usaha lokal.
Di sisi lain, hubungan antara media dan pelaku usaha perlu dibangun secara profesional dengan tetap menjaga independensi serta mematuhi kode etik jurnalistik. Dengan demikian, kemitraan yang terjalin dapat memberikan manfaat tanpa mengurangi fungsi pers sebagai penyampai informasi yang akurat dan bertanggung jawab.
KKJN Jawa Barat Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Wartawan
Silaturahmi tersebut juga menjadi momentum bagi KKJN Jawa Barat untuk memperkuat soliditas organisasi, memperluas jaringan komunikasi, serta meningkatkan kualitas dan profesionalisme anggotanya.
Sebagai organisasi yang menghimpun insan pers, KKJN diharapkan terus mengembangkan peran dalam membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan pelaku industri kreatif.
Penguatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota maupun luasnya jaringan, tetapi juga dari komitmen dalam menjaga integritas, meningkatkan kompetensi jurnalistik, serta menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui hubungan yang baik dengan pelaku usaha dan insan hiburan, KKJN juga memiliki peluang untuk memperluas akses informasi mengenai perkembangan ekonomi lokal, kreativitas masyarakat, dan tumbuhnya berbagai usaha di daerah.
Sinergi Media dan Dunia Usaha untuk Kemajuan Ekonomi Lokal
Pertemuan antara KKJN Jawa Barat, Kang Murad, dan Junaedi diharapkan menjadi awal dari hubungan silaturahmi yang berkelanjutan. Kolaborasi antara insan pers dan pelaku usaha dapat menjadi ruang pertukaran informasi sekaligus mendorong pengenalan potensi ekonomi masyarakat secara lebih luas.
Pelaku usaha dapat menyampaikan informasi mengenai produk dan perkembangan bisnisnya secara terbuka, sedangkan wartawan tetap menjalankan tugas jurnalistik berdasarkan fakta, verifikasi, independensi, dan kepentingan publik.
Dengan komunikasi yang sehat dan saling menghormati, hubungan antara media, dunia hiburan, dan pelaku usaha diharapkan mampu menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
Pembukaan Bubur Ayam Kang Murad pun menjadi lebih dari sekadar momentum dimulainya sebuah usaha kuliner. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk mempererat persahabatan, memperluas jejaring, dan membangun sinergi positif antara berbagai elemen masyarakat di Kota Bandung.
Redaksi : hj rere















