Lensanusantarabandung.web.id-Nama saya Hj. Neulis Unina, namun dalam kehidupan sehari-hari saya lebih dikenal dengan panggilan Hj. Rere. Saya lahir di Bandung, 24 Desember 1969. Bandung menjadi tempat saya tumbuh dan menjalani berbagai proses kehidupan yang mengajarkan saya tentang arti perjuangan, tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.
Pendidikan terakhir saya adalah SMA Plus. Bagi saya, pendidikan bukan hanya tentang jenjang formal, tetapi juga tentang bagaimana seseorang terus belajar dari pengalaman hidup, lingkungan, organisasi, dan berbagai persoalan yang dihadapi dalam perjalanan kehidupan.
Saya berdomisili di kawasan Batununggal, Kota Bandung. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, saya berusaha untuk selalu memegang prinsip bahwa setiap perjalanan memiliki proses dan setiap proses memiliki pelajaran.
MEMULAI KIPRAH DI DUNIA JURNALISTIK
Ketertarikan saya terhadap dunia informasi dan kehidupan masyarakat membawa saya untuk terjun ke dunia jurnalistik. Sejak tahun 2022, saya mulai aktif dalam pengembangan media melalui Lensa Nusantara Bandung, di bawah naungan PT Lensa media Tama.
Saya dipercaya sebagai Pendiri Lensa Nusantara Bandung dan hingga saat ini aktif mengembangkan media online lensanusantarabandung.web.id.
Bagi saya, media bukan sekadar tempat menyampaikan berita. Media memiliki peran penting sebagai sarana informasi dan komunikasi antara masyarakat dengan berbagai pihak. Karena itu, saya berusaha menjadikan pengalaman di dunia media sebagai kesempatan untuk ikut menyampaikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.
Dunia jurnalistik juga memberikan banyak pengalaman berharga bagi saya. Saya belajar untuk lebih peka terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat, membangun komunikasi dengan banyak pihak, serta memahami bahwa sebuah informasi harus disampaikan dengan penuh tanggung jawab.
PENGALAMAN DALAM ORGANISASI
Sebelum aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, saya telah memiliki pengalaman dalam bidang pemberdayaan masyarakat dan perempuan.
Pada tahun 2010, saya bergabung dalam AKU (Asosiasi Kelompok Usaha) UPPKS dan dipercaya menjalankan tugas sebagai Divisi Pemberdayaan Perempuan.
Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan saya. Saya belajar bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk berkembang, berkarya, dan ikut berperan dalam kehidupan sosial maupun ekonomi masyarakat.
Kemudian pada tahun 2024, saya dipercaya menjadi Ketua DPC Kota Bandung Rumah Aspirasi Berdaya (RAB).
Dari berbagai pengalaman organisasi tersebut, saya semakin memahami arti kebersamaan, koordinasi, tanggung jawab, dan bagaimana sebuah organisasi dapat menjadi wadah untuk memperjuangkan kepentingan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
AMANAH DI DPC KKJN KOTA BANDUNG
Perjalanan saya di dunia jurnalistik kemudian membawa saya menjadi bagian dari Kelompok Kerja Jurnalis Nasional (KKJN) DPC Kota Bandung.
Di organisasi ini, saya dipercaya mengemban amanah sebagai Bendahara DPC KKJN Kota Bandung.
Bagi saya, jabatan bukanlah sekadar posisi, tetapi sebuah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Sebagai bendahara, saya berusaha mendukung jalannya roda organisasi, membantu administrasi dan koordinasi internal, serta ikut membangun komunikasi dan sinergi antara pengurus dan anggota.
Saya juga menyadari bahwa kekuatan organisasi tidak hanya terletak pada struktur kepengurusan, tetapi pada solidaritas, komunikasi, saling menghargai, dan kebersamaan seluruh anggotanya.
Karena itu, saya ingin ikut berkontribusi dalam membangun KKJN Kota Bandung menjadi organisasi jurnalis yang solid, profesional, dan mampu memberikan manfaat bagi anggota serta masyarakat.
ARTI PERJUANGAN BAGI SAYA
Dalam perjalanan hidup, saya menyadari bahwa tidak semua hal dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ada keberhasilan, ada kegagalan, ada kemudahan, dan ada pula berbagai tantangan.
Namun dari setiap perjalanan tersebut saya belajar untuk tidak mudah menyerah. Saya percaya bahwa selama kita menjalankan sesuatu dengan niat baik, berusaha dengan sungguh-sungguh, dan tetap menjaga tanggung jawab, maka setiap proses akan memberikan pelajaran yang berharga.
Saya juga percaya bahwa manusia memiliki batas dalam mengendalikan keadaan. Ada hal-hal yang dapat kita perjuangkan dengan usaha, tetapi ada pula hal-hal yang harus kita serahkan kepada Allah SWT.
Karena itu, saya selalu berusaha menjalani kehidupan dengan tenang, tetap berbuat baik, dan tidak terlalu larut dalam hal-hal yang berada di luar kendali saya.
HARAPAN UNTUK KKJN
Sebagai bagian dari DPC KKJN Kota Bandung, saya berharap organisasi ini dapat terus berkembang menjadi wadah yang mampu mempererat hubungan antarjurnalis, membangun profesionalisme, serta menciptakan kebersamaan yang kuat.
Saya berharap setiap anggota dapat menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab dan tetap menjunjung nilai-nilai kebersamaan.
Bagi saya, menjadi bagian dari KKJN bukan hanya tentang sebuah jabatan, tetapi tentang bagaimana kita dapat hadir, bekerja sama, dan memberikan manfaat bagi organisasi maupun masyarakat.
Saya ingin terus belajar, terus berkarya, dan terus memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan yang saya miliki.
MOTTO HIDUP
“Jalani saja bagianmu dengan tenang dan biarkan Allah mengurus yang tak mampu kau kendalikan.”
Kalimat tersebut menjadi pegangan saya dalam menjalani kehidupan. Saya percaya bahwa setiap manusia memiliki jalan dan bagian masing-masing. Yang terpenting adalah menjalankan bagian tersebut dengan ikhlas, bertanggung jawab, dan tetap percaya kepada Allah SWT.
Hj. Neulis Unina (Hj. Rere)
Bendahara DPC KKJN Kota Bandung
Pendiri Lensa Nusantara Bandung
Saya buat dengan gaya autobiografi yang lebih personal dan menyentuh, tetapi tetap pantas untuk dimasukkan ke buku profil pengurus KKJN, proposal, atau profil organisasi.
Redaksi : lensanusantarabandung













